Allah Kagum dengan Apa yang Kalian Lakukan Berdua

Ada seorang laki-laki yang datang menemui Rasulullah. Ketika bertemu, ia berkata pada Nabi, “Ya Rasulullah saw., saya belum makan.” Rasulullah saw. lalu menyuruh orang lain untuk menemui sebagian istri.

Melalui orang suruhannya, beliau menanyakan pada istri-istri beliau, “Apakah kalian menyimpan sedikit makanan?” Semua istri yang didatangi, hanya mempunyai satu jawaban, “Tidak ada. Demi Zat yang telah mengutus Anda dengan membawa kebenaran, kita hanya punya air.”

Rasulullah saw. kemudian berdiri di tengah-tengah sahabatnya. Beliau pun menawarkan, “Siapa yang akan menjamu orang ini?” Mendengar itu, ada salah seorang lelaki dari kalangan Anshar yang berdiri sembari berkata, “Saya, ya Rasulullah. Saya akan menjamunya.”

Ia lalu buru-buru pulang untuk menemui istrinya. Sesampainya di rumah, lelaki Anshar ini bertanya pada istrinya, “Ada makanan?” Istrinya menjawab, “Tidak. Yang ada hanya makanan anak-anak kita.”

Lelaki itu pun berkata, “Alihkan perhatian mereka dari makanan. Jika mereka ingin makan malam, buat mereka tidur. Nanti, kalau tamunya datang, taruhlah makanannya dan matikan lampunya, supaya dia mengira kita makan bersamanya. Dengan begitu, dia tidak merasa kikuk menyantapnya. Sekarang, taruh saja makanan itu di tempat tamu itu.”

Setibanya tamu itu, ia duduk sejenak kemudian menyantap makanannya. Keesokan harinya, pada saat salat subuh, lelaki Anshar yang sudah menjamu tamunya semalam pergi ke masjid. Sesampainya di masjid, Rasulullah saw. berkata padanya, “Allah kagum sekali dengan apa yang kalian berdua (kamu dan istrimu) lakukan pada tamu kalian semalam.” (HR Bukhari).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *