Seorang jodoh sebagai jawaban kesabaran

unsplash.com/Daryn Stumbaugh

Aku menemukan sebuah catatan lama yang lusuh, yang pernah ditulis oleh ibuku yang berusia 86 tahun, ketika beliau masih duduk di bangku SMP.

Di sana ia menulis daftar kualitas seorang pria yang beliau idamkan untuk menjadi pasangan hidupnya. Daftar tersebut benar-benar menggambarkan sosok ayahku, yang masih beliau nikahi sampai saat ini dan baru bertemu dengan beliau, ketika beliau berusia 39 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *